Mata Kuliah : Seminar SDM
Dosen Pengampu : IGA Aju Nitya Dharmani, S.ST., S.E., M.M
Nama Mahasiswa : Alya Azhari Meita Putri
NIM : 01218039
Kelas : Manajemen (A)
Soal Tugas
1. Jelaskan pengertian dari orientasi secara umum!
2. Sebutkan tujuan orientasi pegawai atau karyawan!
3. Jelaskan manfaat orientasi!
4. Jelaskan keuntungan dan kelemahan orientasi secara umum!
5. Sebutkan hal-hal yang diperhatikan dan dihindari dalam orientasi!
6. Sebutkan tahapan-tahapan orientasi!
7. Apa saja bahan orientasi karyawan!
Jawaban
1. Orientasi adalah program yang memiliki tujuan untuk
memperkenalkan tentang kehidupan sosial, budaya, dan lingkungan kerja di
sekitar tempat kerja.
2. Tujuan dari
orientasi pegawai atau karyawan sebagai berikut :
a.
Menyiapkan mental bagi karyawan baru dalam
menghadapi peralihan suasana dari lingkungan ke dunia kerja yang nyata.
b.
Menghilangkan hambatan psikologis dalam memasuki
kelompok yang baru.
c.
Mengenal secara singkat lingkungan pekerjaan
yang baru.
3. Manfaat orinetasi sebagai berikut :
a.
Mengurangi perasaan diasingkan, kecemasan, dan
kebimbangan pegawai.
b.
Dalam waktu yang singkat dapat merasa menjadi
bagian dari organisasi.
c.
Hasil lain untuk pegawai yang baru
diorientasikan adalah cukup baik, tingkat kertegantungannya kecil,
kecenderungan untuk keluar juga kecil, dan program orientasi juga akan
mempercepat proses sosialisasi.
4. Keuntungan dan kelemahan
orientasi secara umum:
a.
Keuntungan orientasi : usaha-usaha orientasi
yang efektif juga berkontribusi terhadap keberhasilan jangka pendek dan
panjang. Praktik SDM sebagai berikut mengandung saran-saran mengenai bagaimana
membuat orientasi karyawan lebih efektif. Beberapa studi penelitian dan survei
melaporkan bahwa sosialisasi dari karyawan-karyawan baru dan komitmen awal
mereka pada perusahaan secara positif dipengaruhi oleh orientasi.
b.
Kelemahan orientasi : kelemahan umum dari
program orientasi ialah terletak pada level supervisor. Walaupun bagaian
kepegawaian telah merancang program orientasi secara efektif dan juga melatih
para supervisor tentang cara bagaimana melakukan orientasi pada bidangnya,
namun seringkali mengalami kegagalan.
5. Hal-hal yang diperhatikan dan dihindari dalam orientasi :
a.
Orientasi haruslah bermula dengan jenis
informasi yang relevan dan segera untuk dilanjutkan dengan kebijakan-kebijakan
yang lebih umum tentang organisasi.
b.
Bagian paling signifikan adalah sisi manusianya,
memberikan pengetahuan kepada karyawan baru tentang seperti apa para penyelia
dan rekan kerjanya, berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk mencapai standar
kerja yang efektif, dan mendorong mereka mencari bantuan dan saran ketika
dibutuhkan.
c.
Karaywan-karyawan baru sepatutnya didorong dan
diarahkan dalam lingkungannya oleh karyawan atau penyelia yang berpengalaman
sehingga dapat menjawab semua pertanyaan dan dapat segera dihubungi selama
periode induksi.
d.
Karyawan baru hendaknya secara perlahan
diperkenalkan dengan rekan kerja mereka. Karyawanbaru hendaknya diberikan waktu
yang cukup untuk mandiri sebelum tuntutan pekerjaan mereka meningkat.
Hal – hal yang
perku dihindari dalam orinetasi :
a.
Penekanan pada kertas kerja, karyawan baru
biasanya hanya diberikan sambutan sepintas lalu mengisi formulir yang
dibutuhkan oleh HRD, kemudian diserahkan langsung kepada penyelia. Hal ini
dapat mengakibatkan mereka tidak sebagai bagian dari perusahaan.
b.
Tinjauan yang kurang lengkap mengenai
dasar-dasar pekerjaan.
c.
Suatu orientasi yang cepat dan dangkal serta
langsung ditempatkan pada pekerjaan. Hal ini dapat menyebabkan stress.
d.
Tugas pertama karyawan baru yang tidak
signifikan yaitu pekerjaan yang sangat mendasar dan sangat mudah, hal ini dapat
mengakibatkan pegawai baru merasa bukan bagian penting dalam organisasi.
e.
Memberikan informasi yang terlalu cepat.
f.
Proses orientasi yang terlalu banyak dan
penyampaian yang terlalu cepat dapat mengakibatkan karyawan baru mati lemas.
6. Tahap – tahap orientasi , sebagai berikut :
a.
Perkenalan.
b.
Penjelasan tujuan perusahaan.
c.
Sosialisasi kebijakan.
d.
Jalur komunikasi.
e.
Proses monitoring.
7. Bahan orientasi
karyawan baru, sebagai berikut :
a.
Training untuk pengenalan profil perusahaan.
b.
Sejarah perusahaan.
c.
Norma dan tradisi perusahaan.
d.
Kebijakan perusahaan.
e.
Deskirpsi produk dan jasa yang dihasilkan.
f.
Struktur, otoritas dan tanggung jawab.
g.
Standar operation procedure perusahaan dan
bagian tertentu yang relevan.
h.
Iklim kerja termasuk hubungan dengan sesama
karyawan dan atasan.
i.
Peraturan perusahaan dan hal-hal penting
lainnya.
j.
Disiplin dan tata tertib.
k.
Prosedur penggajian.
l.
Transportasi dari dan ke perusahaan.
m.
Jam masuk dan pulang kantor.